Doomscrolling dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Mental di Era Media Sosial
12 March 2026
Fenomena Doomscrolling di Era Informasi Digital
Perkembangan media sosial membuat informasi dapat diakses dengan sangat cepat. Berbagai berita, opini, maupun peristiwa dari seluruh dunia dapat muncul secara terus-menerus di layar ponsel. Kondisi ini membuat banyak orang tanpa sadar menghabiskan waktu untuk menggulir layar dan membaca berbagai informasi secara berulang.
Kebiasaan tersebut dikenal sebagai doomscrolling, yaitu aktivitas menggulir media sosial atau berita secara terus-menerus, terutama untuk membaca konten yang bersifat negatif atau memicu kekhawatiran. Meskipun dilakukan secara tidak sadar, kebiasaan ini dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang jika berlangsung dalam waktu yang lama.
Pengaruh Doomscrolling terhadap Kesejahteraan Mental
Paparan informasi negatif secara berulang dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang. Beberapa dampak yang dapat muncul antara lain:
-
Meningkatnya kecemasan, karena individu terus terpapar berita yang memicu rasa khawatir.
-
Perubahan suasana hati, seperti merasa lebih sedih atau mudah terpengaruh oleh emosi negatif.
-
Gangguan kualitas tidur, terutama jika doomscrolling dilakukan sebelum waktu istirahat.
-
Kesulitan dalam mengatur emosi, karena paparan informasi emosional yang terus-menerus.
-
Kelelahan mental, akibat otak memproses terlalu banyak informasi dalam waktu singkat.
Paparan media sosial yang berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan emosional jika tidak disertai dengan pengelolaan penggunaan yang sehat.
Mengelola Konsumsi Informasi Secara Sehat
Meskipun media sosial memberikan banyak manfaat dalam memperoleh informasi, pengguna tetap perlu mengelola pola konsumsi informasi secara bijak agar tidak berdampak negatif terhadap kesehatan mental.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
-
Membatasi waktu penggunaan media sosial setiap hari
-
Menentukan waktu khusus untuk membaca berita
-
Menghindari penggunaan media sosial sebelum tidur
-
Memilih sumber informasi yang terpercaya dan relevan
-
Mengalihkan waktu scrolling dengan aktivitas lain yang lebih menenangkan
Dengan meningkatkan kesadaran terhadap kebiasaan penggunaan media sosial, seseorang dapat tetap memperoleh informasi tanpa harus terjebak dalam pola doomscrolling yang berlebihan.
Tingkatkan kualitas hidup dan kesehatan mentalmu dengan rangkaian produk psikologi dari Toko Psikologi. Kami menyediakan audio mindfulness, media refleksi diri, games psikologi,serta alat bantu berbasis evidence yang membantu mengurangi stres, memperkuat hubungan,dan mengembangkan potensi diri. Mulai perjalanan perubahan positifmu sekarang dengan menjelajahi koleksi lengkap kami di: https://tokopsikologi.com.
Referensi:
Mauludin, A. (2025). Dampak emosional dari media sosial terhadap kesehatan mental pengguna.
Holte, A. J., et al. (2023). Doomscrolling and mental health: Associations with anxiety, stress, and well-being in digital media consumption.
Twenge, J. M. (2019). iGen: Why today's super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy.